Postingan

  4 November 2025 Hukuman Atas Cinta yang Salah Ternyata, kepergiannya yang mendadak itu bukan hanya karena dia pengecut. Kepergiannya adalah sebuah pengkhianatan yang berlapis. Aku tahu sekarang. Semua sudah jelas, dan kejelasan itu adalah racun yang merambat. Hubungan ini... hubungan kita... tidak pernah murni. Ada orang lain yang terlibat sejak awal. Aku hanyalah jeda, selingan, sebuah kesalahan yang harus dia singkirkan begitu konsekuensinya mulai terasa panas. Aku bukan sekadar ditinggalkan; aku dibuang karena menjadi bagian dari hubungan terlarang. Rasa sakit ini kini bercampur dengan rasa malu yang menghanguskan. Bagaimana aku bisa sebodoh ini? Mata mana yang aku gunakan ketika dia mengucapkan janji-janji manis itu? Setiap kenangan yang indah kini terasa kotor, ternoda oleh kebohongan yang dia simpan rapat-rapat di balik senyumnya.   * Penyiksaan Pagi: Aku bangun dengan rasa mual, bukan karena rindu, tapi karena mengetahui betapa naifnya aku. Aku melihat dir...

Purnama ku

  “Jika aku bukan jalanmu ku berhenti mengharapkanmu Jika aku memang tercipta untukmu ku kan memiliku.” Penggalan lirik sendu yang saat ini menggambarkan hati dan perasaanku, aku yang hanya bisa diam melihatmu sembari tersenyum sebetulnya menahan sakit seperti tercabik oleh keadaan yang kian hari kian menyiksaku. Pertanyaan “receh” pun muncul dalam benakku, apakah aku harus terus berharap pada harapan semu yang samar samar memudar karena aku tidak yakin? Tidak ada diksi yang bisa menjelaskan ini semua, yang ku tau aku hanya ingin dirimu!!! malam itu aku pulang dengan wajah palsu terpasang. Di depan semua orang aku tertawa lepas seakan semua baik baik saja padahal di dalam sini di lubuk hati yang paling dalam aku menahan semuanya. Baru, setelah semua pergi aku menangis aku merasa aku semakin jauh darimu dan aku lihat memang aku kalah dari semua hal. Dia selalu ada untukmu, dia bisa menyentuhmu di depan semua orang tanpa ada rasa takut dan khawatir akan di lihat oleh semua ma...

Lovely Tears ...

  Malam itu aku duduk melihat langit, aku tahu aku tidak sempurna banyak sekali salah yang aku perbuat. Aku hanya perempuan yang takut merasa sakit dan jatuh karena cinta, aku takut di tinggalkan aku takut di abaikan dan bahkan aku takut tidak dicintai. Lantas mengapa aku harus menangis dan mengemis cinta? Padahal aku tau akhir dari kisah ini, aku tau aku hanya akan menyakiti diri sendiri. Seperti berjalan di atas pecahan kaca tanpa alas kaki aku biarkan sakitnya menembus sampai ke dalam daging dan aku biarkan darah keluar dan ikut menyertai langkahku. aku hanya butuh waktu untuk mencerna apa yang sudah terjadi dan yang sedang terjadi saat ini padaku, tidak mudah ternyata bagiku untuk terus melihat lurus ke depan tanpa harus melihat kemana mana. Aku hanya butuh sandaran untuk menangis dan sembunyi dari semua ilusi dunia ini, tapi ternyata sulit. Lagi aku terjebak dalam lubang kehampaan yang kosong dan gelap aku kembali berusaha untuk bangun dan mencari jalan keluar berusaha untuk...

Rumah ...

Pertemuan tak terduga terjadi antara kau dan aku, perasaan yang tumbuh tanpa di sengaja dan tanpa ada niatan ini semakin lama semakin jelas apa inginnya. Saat ku melihat mu aku takut, jujur aku takut sekali kau pergi jauh hilang tak terlihat dari pandangan hatiku. Untuk sesaat kau beri aku surga dan untuk sesaat juga kau beri aku neraka, kau buat aku terbang tinggi menuju “rumah” cintamu. Kau sediakan apa apa yang aku butuh dan semuanya ada di rumahmu. Tetapi itu bukan rumahku, petir dan kilat menyambar hati dan pikiranku seolah berkata aku harus keluar dari rumah itu itu bukan milikku. Aku harus pergi aku sadar, entah sekarang atau nanti aku pasti harus melepaskanmu pergi menjauh dari rumah indahmu. Berat, memang berat karena hatiku terpaut olehmu semua tentangmu aku terlalu naif untuk mengatakan bahwa ini kisah cinta yang klise yang hanya sebentar saja pasti akan lupa. Nyatanya aku sangat betah diam berlama lama di rumahmu saling bertukar kata melempar senyum dan tawa hanya ada k...

INTRO....

Well guys, hidup itu kadang harus di bikin simple iya gak? Tapi kenapa ya kadang masih banyak orang yang ngebuat segala sesuatu nya keliatan ribet banget atau Bahasa alay nya itu “lebay” hhmmm whatever lah ya yang penting aku ribet nya masih ribet normal wkwkwk iya gak sih? Oke kali ini aku mau bikin artikel but gak pake Bahasa yang agak agak hiperbola gimana gitu it means ya biasa aja gak kaya tulisan tulisan aku sebelumnya. Jadi semuanya dimulai dari aku yang suka banget sama karya sastra nya om Budi Darma, Gak tau ya rasanya ko suka banget gitu ngerasa jatuh cinta pas baca semua karya-karyanya om Budi, and yang paling favorit itu adalah novel nya om Budi yang berjudul Olenka . What the? I can’t say anything karena itu novel bener bener sempurna, sempurna guys!! dan kalian wajib baca juga. Kembali ke tulisan-tulisan sastra ku, semuanya berawal dari tatap indah matamu memikat ett dahh lagu kali ya :’) oke fokus, semua berawal dari pas aku masih duduk di bangku SMA yang b...

Orlin Wardana part 1

Namaku orlin wardana, aku adalah seorang mahasiswi semester akhir di salah satu universitas swasta di Bandung. Sebenarnya kisah ini di mulai saat aku masih ada di semester 2, kisah yang merupakan awal dari kesengsaraan hatiku karena dia. Ya dia, dia yang sudah curi hatiku, dia yang sudah pukul telak hati ku hingga mati rasa. Karena dia aku menulis kisah ini. Bandung, 25 Februari 2013 “happy b’day orlinnn’ Hari ini adalah hari dimana aku hanya mendengar suara riuh dan ucapan selamat ulang tahun dari sahabat sahabatku, hari dimana aku genap berusia 20 tahun. Well usia dimana aku bisa menjadi seorang wanita dewasa, karena katanya usia 20 tahun adalah usia dimana kita bisa melakukan segala hal yang kita suka. Ya semoga saja aku bisa melakukan segala hal yang aku suka dan yang aku cinta. “hahaha makasih, makasih loh ya kalian udah nyempetin ngasih kejutan segala buat aku. I love you guys’ ucapku sambil memeluk erat kelima sahabatku. Aku senang sekali hari ini, saking senangnya...

PARADOKS ...

Bandung, 30 Agustus 2018 Satu lagi kisah klasik yang coba aku ceritakan pada kesepuluh jariku, satu kisah pilu yang awalnya indah tetapi berakhir dengan luka. Aku seorang wanita yang terkadang hanya bisa merasakan segala sesuatunya tanpa berpikir terlebih dahulu. Rasa yang rumit yang muncul di kala aku sedang sendu, rasa ini ada ketika dia mengulurkan tangan yang penuh dengan darah penyesalan nya padaku. Dia menggenggam erat tangan ku dan seolah berkata bahwa dialah pahlawanku. Dia berhasil membawa aku ke puncak asmara yang dimana di atas puncak itu banyak sekali aku menemukan “godaan” yang datang terus menerus bagaikan angin yang tak pernah bosan mengusap wajahku. Dia hanya terus menggenggam tanganku seperti enggan untuk di lepaskan, dia memelukku erat di kala ada ranting atau batang penghalang lainnya yang mencoba menyakiti ku, oh betapa luluh nya aku melihat dan mendapatkan perlakuan seperti itu. Sampai tiba dimana aku mulai menunjukan sisi hitam diriku yang mungkin memb...