PARADOKS ...
Bandung, 30 Agustus 2018 Satu lagi kisah klasik yang coba aku ceritakan pada kesepuluh jariku, satu kisah pilu yang awalnya indah tetapi berakhir dengan luka. Aku seorang wanita yang terkadang hanya bisa merasakan segala sesuatunya tanpa berpikir terlebih dahulu. Rasa yang rumit yang muncul di kala aku sedang sendu, rasa ini ada ketika dia mengulurkan tangan yang penuh dengan darah penyesalan nya padaku. Dia menggenggam erat tangan ku dan seolah berkata bahwa dialah pahlawanku. Dia berhasil membawa aku ke puncak asmara yang dimana di atas puncak itu banyak sekali aku menemukan “godaan” yang datang terus menerus bagaikan angin yang tak pernah bosan mengusap wajahku. Dia hanya terus menggenggam tanganku seperti enggan untuk di lepaskan, dia memelukku erat di kala ada ranting atau batang penghalang lainnya yang mencoba menyakiti ku, oh betapa luluh nya aku melihat dan mendapatkan perlakuan seperti itu. Sampai tiba dimana aku mulai menunjukan sisi hitam diriku yang mungkin memb...