Kata Sambutan
Hai kengkawan sudah lama saya tidak ngeblog, kangen rasanya menulis kembali di balik berjuta kehampaan
yang sudah ku lewati. Aku rindu saat dimana aku duduk di pojok kamarku sembari
menari dengan 10 jariku, ada banyak hal yang ingin aku bagikan lagi di blog ini, Setelah ku buang satu persatu
tulisan receh yang dulu sempat ku
posting disini, kini aku kembali dengan berjuta imajinasi yang menumpuk di
kepalaku. Dan Hai juga untuk kalian para pembaca terimakasih sudah mau membaca isi
renungan kalbu yang “mungkin” sempat tertera elok dimata indah kalian. Satu hal
yang ingin aku bagikan pada kalian adalah betapa indahnya hari jika kalian
lewati dengan orang terkasih yang ada di dalam hati kalian hihihi apasih aku ini baru muncul sudah ngomonign hal cinta seperti
ini. Well agak kaku memang untuk
menulis lagi setelah ku tinggalkan berabad abad dunia ini, kini aku mulai
pemanasan dengan tulisan “seadanya” dan aku harap kalian senang aku kembali.
Sedikit reunian kata
dariku, belakangan ini aku banyak mengalami hal menakjubkan yang sempat membuat
hatiku dag dig dug, beberapa masalah muncul dan beberapa kenangan baru juga
muncul. Ada rasa bahagia dan sedih saat aku mengingat rangkaian kejadian sendu
itu, satu cerita ketika aku bahagia “dia” datang membawa luka dan obat luka
untukku, membuat aku merasa spesial dan terkadang membuat aku merasa diacuhkan.
Sepenggal kisah romansa antara diriku dan dirinya yang mudah-mudahan akan abadi
tanpa adanya gangguan, tapi hal itu sulit di jelaskan dengan rasa. Ya rasa,
rasa sayangku terhadap dirinya yang sempat kendor dan kencang kembali oleh
sikapnya.
Hati ini terlalu naif
untuk mengakui bahwa aku biasa saja terhadap dirinya. Bohong, jika aku
mengatakan bahwa aku tidak sayang padanya. Entah ya bagaimana aku harus
menjelaskan rasa hati yang bertubi tubi datang memukul mesra diriku, yang pasti
aku hanya ingin dirinya tau bahwa aku begitu sayang padanya. Itu hanya sebagian
kecil dari kisah romansa diriku yang klise ada lagi, kisah sendu yang sempat
membuat diriku jatuh dan enggan untuk bangkit lagi membuat diriku sangat
terluka dan sakit dan sempat ingin kabur dari istana tempatku tinggal.
Kisah ini agak sensitif untuk
ku ceritakan karena ini adalah kisah yang seharusnya ku simpan, ketahuilah aku hanya
wanita biasa yang selalu mengharapkan perhatian dan pengertian dari orang yang
mengaku sayang padaku. Aduh mendadak jadi melankolis begini, hihihi tetapi aku senang akhirnya aku bisa
kembali kedunia yang sempat menjadi pelarian dalam setiap masalahku lewat
deretan kata pastinya. Teruntuk dirimu yang membaca postingan ini dan juga
untuk kalian aku ucapkan selamat datang diduniaku, dimana kalian bisa menemukan
sisi lain dari diriku lewat tulisan tulisan ini. Enjoy
***
Komentar
Posting Komentar