Alinea Tentangmu


Bandung, 15 juni 2018

Rangkaian kata manis yang kau tunjukan padaku, kata kata yang mungkin bisa membuat siapapun yang mendengarnya hanyut dalam derasnya hujan cinta darimu. Ya dari mu sosok laki-laki berbadan tambun yang terkadang sempat membuat aku ragu dan enggan untuk meneruskan kisah ini. Terkadang aku ragu untuk terus bisa membuat lembaran cerita indah bersamamu, karena kamu sukar untuk ditebak. Sepenggal luapan hati yang kusut karena seringnya memikirkan dirimu yang seolah olah terus bergentayangan dari pikiran bahkan hasrat birahi yang mendesir memanggil namamu.
Kamu yang dulu tak pernah ku pikirkan, kini menjadi seuatu yang sangat berarti bagku. Setiap detak jantung yang memompa darah hingga ke ubun-ubun ini pun juga ikut memanggil namamu, bagaikan Majnun yang gila karena rindu akan hadirnya Laila. Aku hanya seorang wanita yang terkadang selalu haus akan sentuhan lembut tanganmu, yang selalu rindu akan hangatnya bibirmu dan juga rindu akan hembusan nafasmu yang seolah memanggil namaku terus dan terus hingga aku tak berdaya.
Teruntuk dirimu wahai tuan, aku igin sampaikan bahwa disini ada seseorang yang setiap inci pikirannya hanya memikirkan dirimu yang setiap hembusan nafasnya hanya ingin memanggil namamu. Aku berharap semoga kamu tau dan mau untuk tinggal disini lebih lama bersamaku. Aku bukanlah ratu atau bahkan Olenka yang bisa tahan banting dan kuat menjalani getir kisah cinta ini, tapi aku yakin dan percaya dengamu aku bisa menjadi sesuatu yang lebih istimewa lagi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Purnama ku

Lovely Tears ...